This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Hay jangan lupa visit sosial mediaku yaaa :*

Kamis, 07 Februari 2019

Detik-Detik Taruna Sekolah Penerbangan di Makassar Tewas Dianiaya Senior


Juraganqq.org - Nyawa Aldama Putra Pangkolan tak tertolong. Taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Sulawesi Selatan ini tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya pada Minggu (3/2/2019) malam. Diduga kuat korban tewas karena penganiayaan.
Daniel Pongkala, Ayah Aldama kaget mendapat kabar bahwa putranya sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Sayang Rakyat. Ia ditelepon oleh seorang anggota TNI Angkatan Udara yang juga menjadi pengasuh di ATKP Makassar.







"Saya ditelepon jam sebelas malam. Awalnya cuma diberi tahu kalau anak saya jatuh. Saya langsung ke Rumah Sakit, di perjalanan saya pikir mungkin jatuhnya parah sampai harus masuk Rumah Sakit," kata Daniel di rumah duka, Jalan Leo Wattimna, Kompleks TNI AU, Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Selasa (5/2/2019).

Setibanya di Rumah Sakit Sayang Rakyat, Daniel langsung dipeluk oleh pengasuh ATKP Makassar yang meneleponnya tadi. Pengasuh itu memberitahukan kalau Aldama telah tiada setelah terjatuh di kamar mandi.

"Saya pun langsung menuju ke kamar jenazah untuk melihat anak saya," ucap Daniel.

Saat melihat jenazah putra tunggalnya itu, Daniel merasa janggal. Ia ragu kalau anaknya meninggal karena terjatuh dari kamar mandi setelah melihat ada banyak luka memar di tubuh anaknya itu. Dugaan penganiayaan menguat.

"Saya periksa semua badannya, ada luka-luka kepalanya, jidatnya, memar di perut dan tangannya. Saya berfikir tidak wajar kematian anak saya. Namun pihak ATKP mengatakan anak saya jatuh di kamar mandi," ungkapnya.

Karena curiga, Daniel pun melaporkan apa yang dialami anaknya itu ke Polisi. Kejanggalan yang dirasakan Daniel semakin kuat setelah ia melihat hasil visum dokter terhadap tubuh anaknya.

"Hasil visum terbukti ada tindakan penganiayaan," ucapnya.
Dianiaya Senior

See detailPolisi menangkap senior Aldama (Fauzan/Liputan6.com)

Polisi bergerak cepat untuk menyelidiki penyebab meninggalnya Aldama, sejumlah saksi diperiksa, mulai dari Pihak kampus hingga para senior Aldama. Benar saja, Polisi memastikan bahwa satu orang senior Aldama ternyata telah menganiaya pemuda 19 tahun hingga meregang nyawa.

"Korban meninggal dunia akibat dianiayai oleh seniornya, Muhammad Rusdi alias Rusdi (21) yang merupakan angakatan kedua di ATKP Makassar," ucap Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Selasa (5/2/2019) sore.

Rusdi menganiaya Aldama karena juniornya itu melakukan pelanggaran disiplin. Aldama kedapatan masuk kampus menggunakan sepeda motor tapi tidak menggunakan helm.

"Aldama ijin bermalam diluar dan sewaktu pulang ke kampus, ia mengendarai sepeda motor dan tidak memakai helm. Dan saat itu, dilihat oleh senior-seniornya," terang Wahyu.

Saat itu, Aldama pun langsung dipanggil oleh senior-seniornya dan kemudian diarahkan untuk masuk ke dalam asrama Alfa Barak atau kamar Bravo 6 dengan maksud untuk menghadap. Sesampainya di dalam ruangan, Aldama langsung diperintahkan melakukan sikap sujud taubat.

"Sikap taubatnya itu berupa, kedua kaki dilebarkan, badan membungkuk ke depan dan kepala sebagai tumpuhan ke lantai. Kedua tangan berada di pinggang belakang. Kemudian, sang senior melakukan tindakan fisik," jelas Wahyu.

Setelah Aldama melakukan sikap taubat itu, Rusdi pun mulai menganiaya adik tingkatnya itu, ia beberapa kali memukul dada Aldama, hingga akhirnya Aldama tumbang dan pingsan. Rusdi dan teman-temannya pun panik, Aldama kemudian berusaha diberikan pertolongan pertama.

"Para senior ini panik, mereka berusaha menolong dengan memberikan nafas buatan dan memberikan minyak kayu putih. Sempat ditolong pihak Poliklinik kemudian dibawa ke RS Sayang Rakyat. Namun nyawa korban tidak terselamatkan," Wahyu menjelaskan.

Dan atas perbuatan Rusdi dijerat dengan pasal 338 KUHP dan atau 351 ayat (3) KUHP. Ia diancam hukuman 7 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Sementara Aldama kini telah dimakamkan di Kompleks TNI AU Maros




Tunggu update2 Berita seputar Viral/Fakta di blog ini ya.

Kasih saran dan Kritik kalian di kolom komentar yaa . Terimakasih ^^

facebook : rianylien
instagram : lienriani





Rabu, 06 Februari 2019

Penumpang Bus di Terminal Tirtonadi Berebut Ratusan Durian Gratis


juraganqq.org - Ratusan penumpang bus di Terminal Tirtonadi, Solo ketiban (kejatuhan) durian 'runtuh', Rabu (6/2) siang. Pasalnya, pengelola terminal tipe A tersebut membagikan ratusan durian kepada penumpang di pintu masuk selatan.





Pengelola menyusun ratusan durian tersebut berbentuk gunungan. Gunungan durian itu kemudian diletakkan di salah satu ruang tunggu. Ratusan penumpang sudah menunggu untuk berebut. Tepat pukul 12.00 WIB, para penumpang dan pengunjung terminal berebut buah tersebut. Dalam waktu sekejap, ratusan durian ludes.


"Senang sekali dapat durian gratis. Baru kali ini ada pembagian seperti ini," ujar Agus Sparano (51), penumpang asal Kabupaten Jepara.


Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi, Joko Sutriyanto mengatakan, gunungan durian ini merupakan puncak acara bazar durian murah di Terminal Tirtonadi yang berlangsung pada Senin hingga Rabu. Antusias warga ternyata sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga akhir.


"Bazar dan gunungan durian ini sebagai upaya memperkenalkan fasilitas dan keberadaan Terminal Tirtonadi kepada masyarakat," jelasnya.


Joko menyampaikan, dalam kegiatan tersebut pihaknya bekerja sama dengan tiga pedagang durian. Total ada ribuan durian murah diborong warga selama tiga hari. Harga yang ditawarkan di bazar durian di Terminal Tirtonadi PN cukup terjangkau. Yakni hanya sekitar Rp 20 ribu per biji. [cob]




Tunggu update2 Berita seputar Viral/Fakta di blog ini ya.

Kasih saran dan Kritik kalian di kolom komentar yaa . Terimakasih ^^







facebook : rianylien

instagram : lienriani























Selasa, 05 Februari 2019

6 Fakta SNMPTN 2019, Beda dengan SNMPTN 2018, Persentase Akreditasi Sekolah Berubah, Tes Akademik?



Juraganqq.org - 6 Fakta SNMPTN 2019, Beda dengan SNMPTN 2018, Persentase Akreditasi Sekolah Berubah, Tes Akademik?
Berminat kuliah di perguruan tinggi negeri? Tahukah Anda ada beda SNMPTN 2019 dengan SNMPTN 2018?
Sejumlah perubahan terjadi pada seleksi nasional masuk penerimaan perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2019.
Hal ini pula dengan seiiring penggantian penyelenggara SNMPTN 2019.
Setidaknya ada 6 perbedaan SNMPTN 2019 dan SBMPTN 2018 (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri)

nilah sejumlah Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN 2019 Dibanding 2018

1. Ditangani oleh LMPT

Sebelumnya SNMPTN ditangani oleh panitia pelaksana, kali ini akan dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).


2. Persentase Jalur Penerimaan PTN Berubah.

Perbedaan selanjutnya adalah daya tampung masuk perguruan tinggi negeri (PTN) 2019 yang berbeda dengan tahun 2018.
Pada tahun 2018 kuota SNMPTN dan SBMPTN sama-sama memiliki persentase yang sama, minimal 30 persen.
Pada 2019 kuota SNMPTN minimal 20 persen dan SBMPTN 40 persen, sementara itu kuota daya tampung Mandiri PTN tidak ada perubahan yakni 30 persen.

3. Persentase Akreditasi Tiap Sekolah Berubah


Selain itu pada ketentuan penerimaan SNMPTN terdapat perbedaan presentase tiap sekolah dalam kategori akreditasi.
Pada sekolah dengan akreditasi A mengambil 40 persen terbaik di sekolahnya, akreditasi B mengambil 25 persen terbaik di sekolahnya dan akreditasi C lima persen terbaik di sekolahnya.

4. Jumlah Program Studi

Hal lainnya yang harus diperhatikan adalah jumlah program studi yang bisa diambil oleh peserta.
Apabila pada tahun 2018 peserta bisa mengambil maksimal tiga program studi, saat ini peserta hanya bisa mengambil maksimal dua program studi yang berasal dari PTN sama atau berbeda.

5. Sistem Tes Berbasis Komputer

Begitu pula pada jalur tes ujian tulis berbasis komputer (UTBK) yang sebelumnya adalah ujian tulis berbasis cetak (UTBC).

6. Materi Ujian Dipersimpit

Materi ujian pun dipersempit menjadi Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Sebelumnya terdapat tiga materi tes yakni TKPA, TKD Saintek, TKD Soshum.


Tes Dulu Pilih PTN Kemudian
Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti) telah menetapkan kebijakan baru terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) Tahun 2019.

Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi ( Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti (22/10/2018) menyebutkan terdapat sejumlah ketentuan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya, termasuk sistem tes yang dilakukan peserta sebelum mendaftar ke PTN.

Kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan,fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

1. Institusi LTMPT

Untuk itu mulai tahun 2019 Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidang seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
LTMPT merupakan lembaga nirlaba penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru. LTMPT berfungsi:


2. Tes dulu, dapat nilai, daftar PTN

Tahun 2019 mendatang Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri diselenggarakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan sistem pelaksanaannya pun berbeda.
"Kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. Nah nilai tersebut dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri,” ungkap Menteri Nasir.


3. Hanya ada 1 model tes

Menristek menambahkan, pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Mulai tahun mendatang metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan (masih dikembangkan).

4. Ada 2 materi tes

Lebih lanjut Menteri Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Untuk soal TKA, lanjut Menristek, tetap akan menggunakan pilihan Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial Humaniora (Soshum).

5. Bisa melakukan tes 2 kali

Ketua Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi menyebutkan, Peserta Tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali, dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp. 200.000 pada setiap tes.
Ia menambahkan peserta dapat menggunakan nilai tertingginya dalam mendaftar program studi yang diinginkan, pada dua kali UTBK, dengan jenis soal akan sama, namun pertanyaannya akan berbeda.
Ia menyebutkan, hal ini bertujuan menjaring calon mahasiswa berkualitas serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

6. UTBK diselenggarakan 24 kali

Ravik menambahkan, UTBK akan dilakukan sebanyak 24 kali dalam setahun.
"Kami akan menyelenggarakan UTBK selama 24 kali dalam setahun, dalam waktu 12 hari yakni Sabtu dan Minggu," jelasnya.

Pelaksanaan SBMPTN akan dilaksanakan bulan Maret 2019 dan akan serentak dimulai Pk. 08.00 dan Pk. 13.00 tambahnya.

Lebih lanjut Menteri Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri, dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.



Tunggu update2 Berita seputar Viral/Fakta di blog ini ya.


Kasih saran dan Kritik kalian di kolom komentar yaa . Terimakasih ^^

facebook : rianylien
instagram : lienriani








Senin, 04 Februari 2019

9 Mitos Populer Kanker, dari Deodoran hingga Makan Es Krim saat Haid

1. Mitos: Kanker bisa menular Fakta: Melansir Healthmeup, orang sehat tidak mungkin tertular kanker melalui kontak fisik atau karena menghirup udara yang sama. Penularan hanya mungkin terjadi bila melakukan transplantasi organ dari pengidap kanker. Bahkan penularan kanker dari ibu hamil ke janin melalui plasenta sangat kecil kemungkinannya.



2. Mitos: pewarna rambut dapat menyebabkan kanker otak Fakta: The International Agency for Research on Cancer (IARC) menyatakan, meski ada risiko paparan zat karsinogenik, tapi pewarna rambut tidak akan menyebabkan efek berbahaya terhadap manusia.



3. Mitos: kanker menyebabkan rambut rontok Fakta: Gagasan tersebut sama sekali tidak beralasan. Rambut rontok bukan disebabkan karena seseorang mengidap kanker melainkan efek samping dari kemoterapi atau radiasi. Perlu dicatat, tidak semua pasien yang menjalani metode tersebut akan mengalami kerontokan rambut.




4. Mitos: Kanker diturunkan ke anak cucu Fakta: Beberapa pengidap kanker dalam satu keluarga memang hal yang sering terjadi. Namun ini bukan karena kanker diturunkan. Beberapa anggota keluarga yang mengidap kanker mungkin terpapar faktor pemicu kanker yang sama, misalnya rokok. Dalam beberapa kasus, ada kemungkinan kanker diwariskan, misalnya kanker ovarium atau kanker kolorektal. Namun hal ini dapat terjadi hanya jika ada gen yang tidak normal, dan bukan karena sifat kanker itu.



5. Mitos: semua benjolan di payudara adalah kanker Fakta: Hal yang perlu ditanamkan dan dimengerti adalah, tidak semua benjolan di payudara merupakan kanker. Hal ini telah dibuktikan sebuah studi yang menyebut lebih dari 90 persen benjolan di payudara bukanlah kanker. Di sisi lain, hasil diagnosa sekitar 10 persen pasien kanker payudara tidak memiliki benjolan di payudaranya. Anda perlu khawatir bila payudara mengeluarkan cairan dan mengalami perubahan bentuk serta ukuran.




6. Mitos: Deodoran picu kanker payudara Fakta: Riset National Cancer Institute (NCI) menyebut tidak ada penelitian yang mengaitkan antara penggunaan deodoran dan antiperspiran terkait risiko mengidap kanker payudara. Rumor ini diduga menyebar setelah ada laporan yang menemukan kandungan aluminium pada deodoran dapat meresap pada kulit dekat payudara dan mendorong pertumbuhan sel kanker payudara. Namun NCI bersama Food and Drug Administration (FDA) AS telah membatalkan klaim bahwa laporan tersebut tidak berhubungan dengan penjelasan ilmiah yang substansial.






7. Mitos: Kafein menyebabkan kanker Fakta: Dokter bedah Dr Syed Ahmad khusus penyakit pankreas dari University of Cincinnati Cancer Institute, mengatakan mitos tersebut tidak benar. "Sudah banyak studi yang mencoba mengaitkan kedua hal itu tapi tak ada yang berhasil menunjukkan hubungannya,kata Ahmad. Sebaliknya, beberapa penelitian justru menunjukkan bahwa kafein dapat mencegah kerusakan DNA dan dapat melindungi tubuh dari penyakit ini. Ahmad mengingatkan untuk mengonsumsi kafein secukupnya. Terlalu banyak kafein bisa menyebabkan tidur bermasalah dan meningkatkan risiko osteoporosis.









8. Mitos: kanker paru selalu disebabkan rokok Fakta: Merokok memang menjadi penyebab utama kanker paru, tapi bukan satu-satunya pemicu. Dr Julian Guitron, ahli bedah toraks dan paru-paru dari Universitas Cincinnati mengatakan, seperlima orang Amerika meninggal karena kanker paru tetapi mereka bukan perokok. "Mitos, kalau ada yang mengatakan saya tidak merokok maka saya tidak akan terjangkit kanker paru-paru," kata Guitron. Dia mengatakan, terkena debu asbes, arsenik, knalpot kendaraan bermotor, gas alam dari bebatuan, dan debu bangunan berlebih dapat memicu kanker paru-paru. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi banyak buah dan sayur, berolahraga, dan membatasi alkohol dapat menurunkan risiko terjangkit banyak jenis kanker. Baca juga: Telat Diagnosis dan Biaya jadi Tantangan Utama Pengobatan Kanker







9. Mitos: Makan es krim saat haid picu kanker serviks Fakta: Tidak ada satupun studi yang membuktikan makan es krim saat haid dapat memicu kanker serviks. Terlebih lagi, jalur masuknya es krim dan aliran darah haid itu berbeda. Cairan es krim akan dicerna di dalam saluran pencernaan, sementara darah haid berada di dalam sistem reproduksi. Jadi, hal yang mustahil apabila es krim yang Anda makan akan membuat darah menstruasi jadi membeku. Apalagi sampai menyebabkan kanker serviks. Meski begitu, kebiasaan ini mungkin akan menyebabkan masalah lain untuk kesehatan. Melansir Hello Sehat, Produk berbahan dasar susu seperti es krim, keju, atau yogurt mengandung arachidonic acid (ARA). ARA adalah sejenis asam lemak omega-6 yang dapat merangsang pelepasan hormon prostaglandin. Semakin banyak hormon prostaglandin yang dihasilkan, maka hal ini dapat membuat rahim terus berkontraksi dan menegang untuk mengeluarkan darah haid. Menurut penelitian yang dimuat dalam The Comprehensive Pharmacology Reference, hal ini dapat memicu perut kembung, nyeri payudara, dismenore, dan gejala PMS lainnya. Ketimbang makan es krim, sebaiknya pilihlah produk susu rendah lemak lainnya seperti yogurt, keju, atau susu rendah lemak. Jenis makanan tersebut dapat membantu mengurangi peradangan yang berasal dari lemak jenuh makanan. Bisa juga dengan membuat puding, smoothies buah, atau cokelat panas yang rendah lemak.




Tunggu update2 Berita seputar Viral/Fakta di blog ini ya.
Kasih saran dan Kritik kalian di kolom komentar yaa . Terimakasih ^^


facebook : rianylien
instagram : lienriani







Sabtu, 02 Februari 2019

5 Fakta Banjir dan Longsor di Manado, 4 Pesawat Batal Mendarat hingga 3 Warga Meninggal Dunia

JURAGANQQ.ORG - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Manado mencatat 2.523 orang terdampak banjir dan longsor di Kota Manado, per hari Jumat (1/2/2019). Berdasar laporan sementara, korban jiwa tercatat 3 orang, dua karena tertimbun longsor dan satu akibat terseret arus banjir, kata Feri Ariyanto, Humas Basarnas Kota Manado. Sementara itu, banjir juga menggenangi Bandara Sam Ratulangi. Akibatnya, sejumlah penerbangan terpaksa dialihkan ke Gorontalo. Berikut ini fakta lengkap bencana banjir dan longsor di Manado: 



1. Data sementara jumlah korban bencana di Manado Banjir menerjang Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Jumat (01/02/2019).(KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY) Badan SAR Nasional ( Basarnas) Manado mencatat, hingga Jumat (01/02/2019) pukul 23.38 Wita, sebanyak 2.523 jiwa terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Manado. "Data sementara dampak banjir dan tanah longsor di Kota Manado,1 Februari 2019, ada 8 kecamatan, 23 kelurahan, 737 kepala keluarga, dan 2.523 jiwa," kata Humas Basarnas Manado Feri Ariyanto, dalam keterangan tertulis, Jumat. Ia menambahkan, korban meninggal ada 3 orang. "Dua meninggal dunia karena longsor, dan satu orang meninggal dunia karena hanyut dan sudah ditemukan. Itu tadi data dari BPBD," kata Feri. Baca Juga: Basarnas Manado: Sebanyak 2.523 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor







2. Perlahan banjir mulai surut Jalan Hasanudin 21 LK 1, Tuminting, Kecamatan Tuminting, Sulut, air banjir sudah hampir setinggi dada, Jumat (1/2/2019). (Dokumen Facebook) Menurut Feri Ariyano, pantauan sementara di beberapa lokasi banjir, air mulai surut perlahan. "Tim tetap standby apabila ada laporan-laporan minta evakuasi dan akan langsung bergerak," kata dia. Sementara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang masih akan terjadi hingga Sabtu (02/02/2019) pukul 02.00 Wita dini hari. "Iya, hujan hingga pukul 02.00 Wita. Namun, tidak semua yang terdampak. Hanya beberapa wilayah," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Cariz Kainama, saat dikonfirmasi Kompas.com. Baca Juga: Cuaca Buruk, Sejumlah Wilayah di Manado Dilanda Banjir dan Longsor 












3. Bandara Sam Ratulangi tergenang banjir Banjir menerjang Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Jumat (01/02/2019).(KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY) General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai memastikan, Bandara Sam Ratulangi ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. "Tergantung cuaca. Jika masih buruk, masih kami tutup," ujarnya. Menurut Gandeguai, curah hujan tinggi membuat landasan pacu Bandara Sam Ratulangi sempat tergenang air namun tak lama. Air lekas surut karena langsung mengalir ke selokan di sisi service road. Minggus berharap cuaca membaik sehingga operasional bandara kembali normal. Gandeguai mengaku akan terus berkoordinasi dengan BMKG Sulut, Aviation Security dan instansi terkait lainnya. Baca Juga: Banjir Manado, Bandara Sam Ratulangi Ditutup Sementara karena Tergenang 






4. Sejumlah pesawat batal mendarat akibat cuaca buruk Ilustrasi bandara (KOMPAS/IWAN SETIYAWAN) Akibat cuaca buruk dan banjir yang melanda Kota Manado, Sulawesi Utara, sebanyak 4 penerbangan batal mendarat. Dari 4 penerbangan itu, satu diantaranya pesawat yang ditumpangi staf kepresidenan Moeldoko yang terpaksa mendarat di Bandara Jalaluddin Gorontalo, Jumat (1/2/2019). “Benar, dari 4 pesawat yang tertunda penerbangannya salah satunya ditumpangi Pak Moeldoko. Tapi sudah diterbangkan kembali dan sudah mendarat di Bandara Manado,” kata General Manager (GM) AirNav cabang Makassar, Novy Pantaryanto. Keempat penerbangan tersebut yakni Citilink QG307 rute Makassar-Manado, Lion Air JT778 rute Makassar-Manado, Garuda GA684 rute Makassar-Manado, dan Lion Air JT740 Makassar-Manado. “Sudah 3 penerbangan dari Makassar-Manado sudah berhasil mendarat sesuai tujuannya, meski penerbangan sempat tertunda akibat cuaca buruk. Untuk Notam penutupan bandara, tidak ada yang diterbitkan,” katanya. Baca Juga: Banjir Manado, 4 Pesawat dari Makassar Batal Mendarat 











5. Gubernur Sulut kunjungi korban banjir Meski sudah diperingatkan terdapat area banjir yang lumayan dalam, namun Olly nekat menerjang beberapa titik banjir yang menimpa kota Manado, Jumat (1/2/2019)(instagram.com/olly.dondokambey) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey hanya mengenakan setelan celana selutut, kaos merah, serta topi koboi saat mengunjungi lokasi bencana banjir. Olly bersikeras mengunjungi korbab banjir meski sudah diperingatkan oleh jajarannya. "Tidak! Saya tetap harus menemui rakyatku yang lagi alami musibah," ungkap Gubernur Olly dengan ekspresi prihatin. Olly pun segera menginstruksikan Sekprov untuk segera mendistribusikan makanan bagi 4.000 pengungsi. Selain itu, ia meminta agar warga yang terdampak banjir diberi pelayanan kesehatan. Baca Juga: Bercelana Pendek, Olly Temui Korban Banjir Manado Sumber: KOMPAS.com (Hotria Mariana, Hendra Cipto, Khairina, Skivo Marcelino Mandey)




Jumat, 01 Februari 2019

5 Istilah Asmara yang Bakal Hits di 2019, Merujuk Padamu?




Istilah demi istilah yang lahir dari rumitnya hubungan percintaan sudah kian beragam. Tak jarang, berbeda negara, maka bervariasi pula rujukannya. Kendati demikian, dilansir dari Daily Mail, agaknya istilah terbaru dalam dunia asmara berikut akan populer di 2019, lho. Kamu sudah pernah dengar belum, guys?

1. Cookie Jarring

Istilah ini merujuk pada situasi dimana seseorang sudah memiliki pasangan, namun juga punya sosok spesial lain. Seseorang spesial tersebut seolah dijadikan sebagai 'kue dalam toples' alias 'cadangan' apabila hubungan dengan si pasangannya itu kandas.

2. Pocketing




Pocketing berlaku pada kamu yang telah menjalani hubungan spesial dengan seseorang dalam kurun waktu lama, namun kamu tak kunjung menemui keluarganya ataupun mengajaknya untuk bertemu dengan keluargamu.

3. Kittenfishing



Istilah ini merujuk pada seseorang yang gemar 'tebar pesona' di media sosial secara berlebihan. Misalnya, mengunggah foto penuh editan, berbohong tentang umur atau profesinya, hingga seolah mengkamuflasekan citra diri yang sebenarnya, demi memperoleh atensi dari lawan jenis.

4. Orbiting








Hubunganmu sudah berakhir, tapi dia terus saja berinteraksi di media sosialmu seperti memberi 'like' atau mengomentari unggahanmu. Dia seolah masih 'mengorbit' dalam hidupmu. Nah, Orbiting juga berlaku pada mereka yang dalam tahap pendekatan, tapi tak sempat jadian.

5. Slow fade



Slow fade merujuk pada seseorang yang pernah dekat dalam konteks asmara, namun malah menghilang perlahan. Penyebabnya beragam, seperti meyakinkan perasaannya terlebih dulu, memang tak berniat lebih serius, ataupun tak tega untuk memberi ketegasan terkait kelanjutan hubungan itu 



Tunggu update2 Berita seputar Viral/Fakta di blog ini ya.

Kasih saran dan Kritik kalian di kolom komentar yaa . Terimakasih ^^